Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘karakteristik’

Karakteristik istri ideal? hoo… gimana itu? Dalam bait mukadimah di buku Be a Great Wife, karangan ‘Isham bin Muhammad asy-Syarif, terdapat tulisan seorang cendikiawan yang sangat indah tentang istri ideal, yaitu:

Dia senantiasa memperhatikan kekurangan diri dan memikirkan agamanya serta menghadap Tuhannya. Suaranya dipelankan, lebih banyak diam, sikapnya lembut, lidahnya terjaga, sangat pemalu, amat berhati-hati, jangan sampai mengucapkan kata-kata yang buruk, lapang dada dan penyabar, Dia sedikit sekali melakukan tipu muslihat, banyak bersyukur, menjaga kehormatannya, steril dari aib, penyayang, dermawan, rela, bersih, lembut, sangat baik, akhlaknya bagus dan budi pekertinya halus. Dia tidak pernah berbohong, bersih dari rasa kagum terhadap diri sendiri, meninggalkan semua hal yang kotor, bersikap zuhud terhadap dunia, tenang, tidak banyak bercanda, tidak mengumbar nafsu, jarang sekali bersiasat namun dapat diandalkan. Hatinya penuh belas kasih dan cintanya tulus. Jika dihardik ia menahan diri, dan jika diperintah ia taat. Dia membenci sikap enggan untuk berbuat baik. Dia tidak menyukai pemborosan dan membenci hal-hal makruh serta murka terhadap sikap angkuh. Dia merawat dirinya dengan wewangian khas wanita serta celak mata serta air. Dia puas dengan rezeki yang sekedar mencukupi. Dia menutup auratnya dengan cara menjaga diri, Dia sangat menyayangi keluarga, lembut terhadap suami, bersikap manja terhadapnya, memurnikan cinta kepadanya, tidak mempersulit dan mengalah demi urusannya. Dia lebih mengutamakan pendapat sang suami daripada pendapat pribadinya. Dia membiarkan sang suami memimpin dirinya. Dia menjaga rahasianya, melimpahkan sebesar-besar cinta kepadanya, dan lebih mementingkan suami dari ayah-bundanya sendiri. Dia tidak pernah menyinggung kekurangan atau membocorkan rahasianya. Dia memperbaiki urusannya, ikut bergembira dengannya, tidak membiarkannya sendirian dalam kesulitan dan kemiskinan tetapi justru menambah cintanya kepada sang suami disaat miskin. Dia menerima kemarahannya dengan kelembutan dan kesabaran, membuatnya senang sewaktu dia marah, menghindari kemurkaannya, waspada di saat sedang tidak bersamanya dan merasa senang dengan melihatnya. Dia adalah pendengaran, penglihatan dan hati bagi suaminya. Dia senantiasa berzikir, memahami ilmu Allah dan mengamalkannya. Dia jalankan semua perintah Allah sehingga dimuliakanlah ia.

۞ Be a Great Wife, Mukadimah hlm. 12-13 ۞

Hwaaah jadi malu, masih banyak banget kekurangan buat jadi istri shalehah ya… hayu..belajar lagi…
Semangat!! 😀


Iklan

Read Full Post »